Jakarta, IDN Times - Pengamanan berlapis diberlakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam laga semifinal leg kedua AFC Cup zona ASEAN antara tuan rumah Persija Jakarta melawan Home United.

Berdasarkan informasi dari Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono terdapat 7000 polisi yang mengamankan pertandingan ini. 

"Kami siapkan 7000 lebih untuk pengamanan di stadion GBK," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (15/5).

1. Pengamanan di luar senayan

Pengamanan 3 Lapis, Suporter Persija Lebih TertibIDN Times/Helmi Shemi

Pengamanan pertama diterapkan polisi di luar senayan. Salah satunya di pintu masuk 7 depan TVRI. Dari pantauan IDN Times terlihat polisi melarang suporter Persija atau Jakmania membawa spanduk atau pun tongkat kayu. 

Baca juga: Ditekuk Home United 1-3, Persija Tersingkir dari Piala AFC

2. Pengamanan di dalam SUGBK 

Pengamanan 3 Lapis, Suporter Persija Lebih TertibIDN Times/Helmi Shemi

Polisi kembali melakukan razia. Kali ini polisi juga melarang Jakmania membawa botol minum. Selain itu polisi juga memeriksa apakah Jakmania membawa korek api dan juga ikat pinggang besi. 

"Tidak boleh bawa botol minum. Dimasukkan ke dalam kantong plastik," seru salah satu polisi, Selasa (15/5).

Polisi lalu memberikan kantung plastik kepada Jakmania sebagai pengganti botol. Ketika ditanya apakah polisi yang menyediakan plastik itu, salah satu polisi membantah. Ia mengatakan plastik itu diberikan oleh panitia. 

3. Sebelum masuk stadion 

Pengamanan 3 Lapis, Suporter Persija Lebih TertibIDN Times/Helmi Shemi

Sebelum masuk ke dalam stadion, polisi kembali memeriksa Jakmania. Kali ini polisi mengecek apakah Jakmania sudah memiliki tiket. Melalui pengeras suara, polisi mengimbau agar suporter yang tidak memiliki tiket dapat menyaksikan pertandingan melalui layar lebar yang disediakan panitia. 

Dengan adanya pengamanan 3 lapis ini, Jakmania terlihat lebih tertib. Terlihat Jakmania menyaksikan pertandingan dengan antusias. 

Baca juga: Tanpa Tiket, Panpel Persija Izinkan Suporter Masuk